Beranda > Bahan Ajar Seni Musik, Makalah Pendidikan > 1.5 Tanda Sukat (Time Signature)

1.5 Tanda Sukat (Time Signature)

1.5.1  Tanda Sukat 4/4

Dalam lagu-lagu (populer), tanda sukat yang sering kita jumpai adalah satu tanda sukat yakni 4/4. Irama Rock’n Roll, Bossanova, Cha  Cha, Rumba, Samba, Jive, dan sebagainya adalah  contoh irama yang ber-tanda sukat 4/4.  Marilah kita amati lagu dibawah ini dan kita pelajari makna dari suatu tanda sukat:

Notasi 8, Petikan lagu Kebyar-Kebyar

Lagu di atas merupakan contoh lagu yang bertanda sukat 4/4.  Untuk memahaminya  lagu tersebut   dinyanyikan, kemudian dianalisis mengapa lagunya bertanda birama 4/4.  Kita amati  notasi pada birama pertama.

Notasi 9, not seperempat

Dalam materi bentuk dan nilai not dijelaskan bahwa not seperti  notasi di atas merupakan not seperempat. Pada birama pertama  lagu Kebyar Kebyar terdapat empat not seperempat, apabila  dinotasikan adalah:    + + +  = 4/4. Lagu yang bertanda birama 4/4 apabila dijumlah dalam satu birama memiliki empat not seperempat. Hal itu bukan berarti dalam setiap  birama dalam satu lagu hanya terdapt not sepempat saja tetapi bisa terdiri dari not seperdelapan, seperenambelas, setengah, atau not penuh. Mari kita cermati lagi lagu diatas pada  birama ke dua yaitu:

Not pada birama tersebut terdiri dari dua macam jenis not yaitu not seperdelapan dan not setengah.  Secara matematis sama dengan:  ?+ ?+ ? + ? = ¼ + ¼

Dengan demikian pada birama ke dua apabila dianalisis juga  terdapat empat not seperempat.  Pada birama selan-jutnya meskipun bentuk dan nilai notnya berbeda dengan birama pertama dan ke dua tetapi apabila dianalisis pasti terdapat  empat not perempatan. Birama terakhir   terdapat not penuh/ utuh.

Dalam materi sebelumnya dijelaskan bahwa:

Contoh lagu yang bertanda sukat 4/4 misalnya:

1.  Januari (Glen F.)

2.  Jujur (Raja)

3.  Kenangan Terindah (Samson)

4.  Andai Ku tahu (Ungu)

5.  TTM (Ratu)

6.  Take Me Home Country Road (John Denver)

7.  Biru (Vina P.)

8.  Kebyar-kebyar (Gombloh)

9.  Kekasih Gelapku (Ungu)

10.  Andaikan Kau Datang (Koes Plus)

Dalam tanda sukat 4/4 terdapat istilah setengah birama (half bar), misalnya pada lagu dibawah ini:

Notasi 14, Lagu Masih (Ada Band)

Pada baris ke lima birama ke tiga terdapat tanda 2/4, berarti pada birama tersebut hanya terdapat 2 ketukan atau setengah birama. Cermati juga  pada baris ke enam birama ke lima terdapat tanda 2/4 seprti baris sebe-lumnya. Untuk memahami alangkah baiknya kalau kita menyanyikan lagu tersebut dan merasakan aksen pada birama/syair yang bertanda 2/4.

Lagu lain yang terdapat half bar misalnya:

1.  How Can I Tell Her (Lobo)

2.  The Greatest Love of All (Whiteney Hoston)

3.  Song Song Blue

4.  Kupu Kupu Malam (Titik Puspa)

1.5.2 Tanda Sukat 3/4

Tanda birama ini dalam musik populer dikenal dengan irama Waltz, tetapi lagu-lagu populer pada saat ini jarang kita jumpai tanda birama ini.

Notasi 15, Petikan lagu Belaian sayang

Lagu di atas termasuk contoh lagu era 60-an tetapi pernah direalease penyayi pop Ruth Sahanaya. Untuk memahami tanda birama ini alangkah baiknya kalau kita dapat menyanyikan dan menganalisis mengapa dibe-rikan tanda sukat ¾. Pada birama pertama terdiri dari not seperempat dan titik, dan not seperdelapan.

Notasi 16, Notasi dan tanda titik

Apabila dianalisis sebagai berikut :

+ ? + ? + ? = (1/4 + 1/8) + 1/8 + 1/8 + 1/8 = ¼ + ¼ + ¼

Jadi birama pertama terdapat tiga buah not seperempat yaitu:

+ + = ¼ + ¼ + ¼ = 3/4

Pada birama ke dua terdapat not seperempat dan not setengah

+ = + + = ¼ + ¼ + ¼ = ¾.

Notasi 17, ¾

 

Contoh lagu lain dalam tana sukat ini adalah:

1. Restumu Kunantikan (S. Tito dan Jul Ch.)

2. Melati dari Jayagiri (Iwan Abdurachman/Bimbo)

3. Bunga Mawar (Teti Kadi)

4. Delilah ( Tom Jones)

5. Sapu Tangan Dari Bandung Selatan (Lagu Perjuangan)

6. Mother How Are You Today

Pada dasarnya dua tanda sukat di atas adalah tanda sukat yang paling sering kita jumpai dalam lagu. Dalam teori musik kita kenal penggolongan tana sukat menjadi dua yaitu tanda sukat sederhana dan tanda sukat susun. Tanda sukat sederhana misalnya 2/4, ¾, 4/4. Sedangkan tanda sukat susun adalah tanda sukat yang merupakan su-sunan dari dua atau lebih tanda sukat, misalnya 6/8 taerdiri dari dua tanda sukat 3/8, tanda sukat 9/8 merupakan susunan dari tiga tanda sukat 3/8, dan lain-lain. Tanda sukat sebenarnya lebih menitikberatkan pada teknik penulisan. Misalnya lagu yang bertanda sukat ¾ sebenarnya bisa saja ditulis dengan tanda sukat 3/8, 4/4 ditulis dengan tanda sukat 4/8.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: